gubhug reyot
Energy Saving Mode Using CSS3

Move your mouse to go back to the page!
Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting kami!

Copyright 2010 gubhugreyot.blogspot.com - All rights reserved
Showing posts with label jQuery. Show all posts
Showing posts with label jQuery. Show all posts

Sunday, 25 March 2012

jQuery Auto Hide Box with Controll

jQuery auto hide box with controll merupakan sebuah desain yang berfungsi menampilkan box yang didalamnya berisi berbagai informasi dalam bentuk teks, image atau kode html. Box ini akan terlihat selama beberapa saat setelah blog dibuka. Lama waktu box terlihat serta posisi box dapat diatur melalui javascript, sedang ukuran box diatur dengan kode CSS. Jika dalam blog anda sudah menggunakan jQuery versi 1.3.2 hingga versi 1.7.1, maka anda cuma perlu menambah javascript dan kode css saja, karena dalam satu blog hanya memerlukan 1 buah jQuery. Untuk menghilangkan box dari halaman blog secara manual, jQuery auto hide box with controll dilengkapi dengan sebuah controll. Conroll tersebut terletak di ujung kanan-bawah box. Dengan sekali klik maka box akan menghilang tanpa perlu menunggu auto hide bekerja.

Tutorial :
Back to tutorial
 
Box ini akan menghilang setelah 50 detik, sesuai dengan hideafter yang disertakan senilai 50000 ( 50000 equivalen dengan 50 detik karena setiap 1000= 1 detik). Lama waktu bisa kamu ubah dengan merubah nilai hideafter. Semakin kecil nilainya maka box akan semakin cepat menghilang.
Apabila ingin menghilangkannya secara manual silahkan
CLOSE

gubhugreyot Auto Hide Box bisa di gunakan untuk menyampaikan pesan, iklan atau bentuk yang lain, dimana materi di dalamnya bisa berupa gabungan teks dan image.
Box akan menghilang setelah 40 detik. Apabila ingin menghilangkannya secara manual silahkan:
CLOSE

Monday, 19 March 2012

jQuery Scoll to top plus CSS3 Effects

jQuery Scroll to top Controll ini tak berbeda dengan yang selama ini sudah terpostingkan di banyak blog. Hampir semuanya bersumber dari dinamicdrive.com. Yang membedakan posting ini dengan semua posting lain tentang "jQuery Scroll to Top Controll" adalah pada penggunaan css3 yang berfungsi untuk menampilkan beberapa effek baru agar terlihat lebih dinamis. Jika scroll to top yang lain menggunakan bentuk "tips/tooltips" default browser, yang inipun berbeda juga karena melibatkan css2 yang dipadu dengan css3. Agar lebih jelas bagaimana "bentuk penampilan beda" dari jQuery scroll to top controll yang telah dipadukan dengan css3 ini silahkan anda coba dengan mengarahkan sekaligus klik scroll to top contoll di ujung kanan bawah halaman. Anda juga bisa mencobanya pada controll back to top yang berupa teks link di bawah kode css.

Javascript :
<script type="text/javascript" src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js"></script>
<script src="http://gubhugreyotprojects.googlecode.com/svn/tools/jqGRscrolltop.js" type="text/javascript"></script>

Kode CSS :
.jqGRscrolltop{
        position:relative;
        font-weight:bold;
        padding:2px 4px;
        text-decoration:blink;
        color:#eee;
        background:#900;
        margin:20px;
        display:inline-block;
        opacity:0.5;
        filter:alpha(opacity=50);      
}
.jqGRscrolltop:hover{
        opacity:1.0;
        filter:alpha(opacity=100); 
}
.jqGRscrolltop:after{
        font-size:16px;
        font-weight:bold;
        font-family:Courier, monospace;
        text-align:center;
        position:absolute;
        right:-200px;
        top:-50px;
        content:"Scroll Back to Top";
        line-height:30px;
        width:30px;overflow:hidden;
        height:30px;
        background:#888;
        border-radius:4px;
        border:3px double #aaa;
        color:#eee;
        text-shadow:1px 1px 1px #000;
        opacity:0;
        filter:alpha(opacity=0);
        z-index:-10;
}
.GRscrolltop,.jqGRscrolltop:after{
        transition:0.6s linear;
        -o-transition:0.6s linear;
        -moz-transition:0.6s linear;
        -webkit-transition:0.6s linear;
        -ms-transition:0.6s linear;
}
.jqGRscrolltop:hover:after{
        width:190px;
        right:0;
        z-index:12;
        opacity:1.0;
        filter:alpha(opacity=100);
        box-shadow:2px 2px 4px #000;
}
.GRscrolltop{
        width:37px;
        height:40px;
        opacity:0.4;
        background:transparent url(https://lh6.googleusercontent.com/-EeYri7NMau0/T2eGKcLZY-I/AAAAAAAAAc0/u1yBzCHWtrw/h120/GRscrolltop.png) center no-repeat;
        background-size:35px 38px;
        filter:alpha(opacity=40);
        border:3px double transparent;
        padding:5px;
        border-radius:10%; 
} 
.GRscrolltop:hover{
        opacity:1.0;
        filter:alpha(opacity=100);
        background:rgba(0,0,0,.4) url(https://lh6.googleusercontent.com/-EeYri7NMau0/T2eGKcLZY-I/AAAAAAAAAc0/u1yBzCHWtrw/h120/GRscrolltop.png) center no-repeat;
        background-size:35px 38px;
        border:3px double #930;
        border-radius:50%;
}

Back to TOP
  1. Login ke Blogger.
  2. Halaman Dasbor/Dasboard :
    Klik "Rancangan/Design".
  3. Klik "Edit HTML".
  4. Lakukan Backup Template.
  5. Cari Kode ]]></b:skin>
  6. Copy javascript dan letakkan di bawah ]]></b:skin>
  7. Copy kode CSS dan letakkan di atas ]]></b:skin>
  8. Klik "Simpan Template/Save Template".
Jika anda ingin menggunakan sebuah ling controll untuk back to top seperti yang terletak di atas kode css, gunakan xHTML berikut:

xHTML link scroll to top controll :
<a class="jqGRscrolltop" href="#GRtop">Back to TOP</a>

Catatan/Keteoangan :
  1. Untuk mengganti image yang digunakan sebagai contoll, ganti 2 background dengan alamat:
    https://lh6.googleusercontent.com/-EeYri7NMau0/T2eGKcLZY-I/AAAAAAAAAc0/u1yBzCHWtrw/h120/GRscrolltop.png.
  2. Jika ingin merubah ukuran image contoll, lakukan perubahan pada :
    background-size:35px 38px;
  3. Panduan lebih lengkap dengan kode css yang sedikit berbeda dapat anda buka di sini!

Monday, 12 March 2012

Create Simple jQuery Carousel Slideshow

  • Gadis Jomblo butuh Jodoh...

    Slide 1

    Document Text Sizer-2 digunakan pada dokumen-dokumen tertentu yang memang ingin di beri fasilitas text sizer. Desain Text Sizer juga sedikit berbeda karena dibuat dalam bentuk "Hidden Text Sizer". Controll Text Sizer disertai ukuran font yang berbentuk transparan dan hanya terlihat sebagian saja. Baru saat cursor di atasnya ...

    Readmore
  • Gadis Jomblo butuh Jodoh...

    Slide 2

    Document Text Sizer-2 digunakan pada dokumen-dokumen tertentu yang memang ingin di beri fasilitas text sizer. Desain Text Sizer juga sedikit berbeda karena dibuat dalam bentuk "Hidden Text Sizer". Controll Text Sizer disertai ukuran font yang berbentuk transparan dan hanya terlihat sebagian saja. Baru saat cursor di atasnya ...

    Readmore
  • Gadis Jomblo butuh Jodoh...

    Slide 3

    Document Text Sizer-2 digunakan pada dokumen-dokumen tertentu yang memang ingin di beri fasilitas text sizer. Desain Text Sizer juga sedikit berbeda karena dibuat dalam bentuk "Hidden Text Sizer". Controll Text Sizer disertai ukuran font yang berbentuk transparan dan hanya terlihat sebagian saja. Baru saat cursor di atasnya ...

    Readmore
  • Gadis Jomblo butuh Jodoh...

    Slide 3

    Document Text Sizer-2 digunakan pada dokumen-dokumen tertentu yang memang ingin di beri fasilitas text sizer. Desain Text Sizer juga sedikit berbeda karena dibuat dalam bentuk "Hidden Text Sizer". Controll Text Sizer disertai ukuran font yang berbentuk transparan dan hanya terlihat sebagian saja. Baru saat cursor di atasnya ...

    Readmore
  • Gadis Jomblo butuh Jodoh...

    Slide 3

    Document Text Sizer-2 digunakan pada dokumen-dokumen tertentu yang memang ingin di beri fasilitas text sizer. Desain Text Sizer juga sedikit berbeda karena dibuat dalam bentuk "Hidden Text Sizer". Controll Text Sizer disertai ukuran font yang berbentuk transparan dan hanya terlihat sebagian saja. Baru saat cursor di atasnya ...

    Readmore

Jika anda termasuk salah satu blogger yang sudah menggunakan jQuery untuk beberapa fungsi blog, menambahkan carousel slideshow ini tak akan terlalu menambah beban loading karena javascript yang digunakan tak banyak. Beberapa kode css memang diperlukan akan tepai inipun tak akan terlalu banyak berpengaruh terhadap blog. Menggunakannya pasti akan membuat blog bertambah menarik, disamping tentu saja fungsi utamanya sebagai sebuah slideshow yang berguna untuk menampilkan beberapa image yang dikaitkan dengan posting atau blog lain yang anda miliki.

Buat anda yang selama ini belum pernah menggunakan jQuery, jika mulai saat ini anda mencoba untuk memulai menggunakan, saya jamin bahwa anda tak akan rugi sedikitpun karena masih banyak hal lain yang memberi dukungan terhadap tampilan blog dapat dibuat dengan memanfaatkan jQuery. Ya ... dan ini yang penting! Dalam satu blog/web hanya diperlukan 1 jQuery (jQuery v.1.3.2 s/ v.1.7.1), sementara untuk membuat berbagai desain menarik lainnya hanya dibutuhkan dukungan script yang tak lagi banyak (jQuery plugns).

Untuk membuat slideshow ini anda hanya perlu ke gubhugreyot karena semua tutorial cara membuatnya ada di sana. Silahkan klik link di bawah ini untuk kembali ke tutorial atau membuat carousel slideshow.

Thursday, 8 March 2012

Simple jQuery Tabs with opacity Effect


Tab yang berbasis jQuery ini hanya menggunakan sedikit tambahan javascript. Beberapa kode CSS membantu membentuk sebuah tabs content yang sangat menarik. Background gradient dari beberapa background image kita manfaatkan untuk memberi sentuhan gradasi warna pada background controll tab dan kontenya. Fade efek di hasilkan melalui opacity property. Cukup mudah membuatnya dan cukup manis pula untuk digunakan di blog agar tercipta efisiensi ruang.

Javascript :
<script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js"  type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
//<![CDATA[
$(function () {
 var tabContainers = $('div.GRtabs > div');
 tabContainers.hide().filter(':first').show();
 $('div.GRtabs ul.GRtabnav a').click(function () {
  tabContainers.hide();
  tabContainers.filter(this.hash).show();
  $('div.GRtabs ul.GRtabnav a').removeClass('selected');
  $(this).addClass('selected');
  return false;
 }).filter(':first').click();
});
//]]>
</script>

Seperti inilah javascript yang digunakan untuk membuat simple jQuery tabs. Dengan tambahan beberapa deret kode css maka akan dihasilkan sebuah tabs content seperti berikut:

Title Tab Pertama (1)

Konten Tab Pertama (1)

Konten dari Tab Pertama (1)

Title Tab kedua (2)

Konten tab kedua (2)

Konten dari Tab Kedua (2)

Title Yab ketiga (3)

Konten dari Tab Ketiga (3)

Title Tab keempat (4)

Anda bisa meletakkan teks, image atau yang lain disetiap tab. Ukuran image sebaiknya dibatasi agar tak terlalu memenuhi tab sekaligus juga tak membebani blog secara berlebiham. Ini adalah contoh menempatkan image (thumbnail) di bagian kiri (float:left). Anda bisa mengatur senidri diposisi yang dikehendaki melalui floating position.
Anda bisa meletakkan teks, image atau yang lain disetiap tab. Ukuran image sebaiknya dibatasi agar tak terlalu memenuhi tab sekaligus juga tak membebani blog secara berlebiham. Ini adalah contoh menempatkan image (thumbnail) di bagian kiri (float:left). Anda bisa mengatur senidri diposisi yang dikehendaki melalui floating position.
Anda bisa meletakkan teks, image atau yang lain disetiap tab. Ukuran image sebaiknya dibatasi agar tak terlalu memenuhi tab sekaligus juga tak membebani blog secara berlebiham. Ini adalah contoh menempatkan image (thumbnail) di bagian kiri (float:left). Anda bisa mengatur senidri diposisi yang dikehendaki melalui floating position.



Monday, 27 February 2012

Lengkapi Blog dg Simple jQuery Tooltip

Menggunakan tooltip disamping berguna untuk membuat tips dalam blog bisa diatur agar terlihat lebih maksimal, di sisi yang lain bermanfaat untuk membuat blog lebih keren serta terlihat profesional. Anda dapat menggunakan tooltip sederhana yang hanya menampilkan teks hingga yang lebih kompleks dengan kemampuan menampilkan teks, URL dan image. Tentu saja azas manfaat harus diperhitungkan. Menggunakan tooltip dengan kode css atau javascript terlalu berlebihan tentu tak akan tak ada untungnya jika penggunaanya tidak maksimal. Ya..., karena semakin banyak javascript atau kode lain digunakan maka beban loading juga akan terus bertambah.

Setelah memperbandingkan dan mempertimbangkan, membuat tooltip dengan jQuery adalah pilihan terbaik yang mungkin dilakukan. Melalui jQuery berbagai desain menarik lainnya (selain tooltip) dapat dengan mudah dibuat tanpa perlu kode atau script tambahan yang berderet-deret dengan beban yang berkilo-kilo. ya..., ini adalah satu nilai lebih jQuery yang hingga detik ini belum mampu ditandingi oleh javascript manapun.

D E M O
Anda bisa melihat bentuk dan tampilan tooltip melalui link demo di bawah ini.
Arahkan cursor pada daftar posting di Arsip blog (sebelah kanan/sidebar kanan)!

Demo Simple jQuery tooltip GRtipz

Cara membuat Simple jQuery Tooltip

  1. Login ke Blogger
  2. Beberapa saat setelah login anda akan menjumpai Halaman Dasbor (Dasboard)
    Pilih dan klik Rancangan (Design).
  3. Pilih dan klik Edit HTML.
  4. Lakukan Backup template dengan klik Download Template Lengkap (Download Full Template), simpan file template di folder PC. Jika terjadi kerusakan tempate akibat beberapa penambahan atau pengurangan kode, gunakan Browse dan Upload yang ada didekatnya, maka template (blog) akan pulih kembali seperti sebelum perubahan dilakukan.
  5. Cari kode ]]></b:skin> (gunakan Ctrl + F). Latakkan kode CSS di atasnya.
  6. Cari kode <head> kemudian letakkan javascript di bawahnya.
  7. Klik Simpan Template (Save Template).
  8. Gunakan class="GRtipz" pada tag a untuk menampilkan tooltip. Lihat contohnya pada box xHTML.

Kode CSS:
#GRtipz{
        min-width:150px;
        max-width:200px;
        border:1px solid #eee;
        border-radius:8px;
        line-height:16px;
        box-shadow:0 0 3px #000;
        background:#5f5e5e url(http://gubhugreyotprojects.googlecode.com/svn/gubhugreyot_bg-GRtipz5.jpg) top right no-repeat;
        padding:8px;
        color:#000;
        font-family:Arial;
        font-size:13px;
        font-weight:600;
        display:none;
        text-shadow:1px 1px 1px #fff;
        position:absolute;
}

Javascript:
<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js"></script>
<script type="text/javascript">
this.GRtipz = function(){  
        xOffset = 10;
        yOffset = 20;    
    $("a.GRtipz").hover(function(e){             
        this.t = this.title;
        this.title = "";           
        $("body").append("<p id='GRtipz'>"+ this.t +"</p>");
        $("#GRtipz")
            .css("top",(e.pageY - xOffset) + "px")
            .css("left",(e.pageX + yOffset) + "px")
            .fadeIn("fast");  
    },
    function(){
        this.title = this.t;  
        $("#GRtipz").remove();
   }); 
    $("a.GRtipz").mousemove(function(e){
        $("#GRtipz")
            .css("top",(e.pageY - xOffset) + "px")
            .css("left",(e.pageX + yOffset) + "px");
   });   
};
$(document).ready(function(){
    GRtipz();
});
</script>

xHTML:
<a class="GRtipz" href="Your URL" title="Write a tooltip text here!">Link Here!</a>

<a class="GRtipz" href="http://gubhugreyot.blogdetik.com" title="Tutorial, Tips, Tricks Blogger & Blogdetik">gubhugreyot - Blogdetik</a>

Catatan/Keterangan:

  1. Untuk merubah ukuran font dan tebal font, lakukan perubahan nilai pada font-size:13px; dan font-weight:600;.
    Nilai font-size: 10px, 11px, 12px, 13px atau 14px;
    Nilai font-weight: normal, bold, bolder, 400, 500, 600, 700 atau 900
  2. Anda ingin cara yang lebih praktis dan tinggal pasang? Kode yang sudah terupload di file hosting? Jika ini yang anda mau, silahkan gunakan yang ini!
    Kode Siap Pakai:
    <script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js"></script>
    <script src="http://gubhugreyotprojects.googlecode.com/svn/GR_jQuerytooltiptip.js" type="text/javascript"></script>
  3. Dengan javascript di atas, anda tak perlu lagi menggunakan kode CSS. Langsung saja tulis xHTML anda agar tooltip segera terlihat!
  4. Jika dalam blog anda sudah menggunakan jQuery.1.3.2.js atau jQuery.1.3.2.min.js maka anda tak perlu lagi menambah jQuery yang sama dari tutorial ini!

Friday, 24 February 2012

Simple jQuery Show Hide DIV with UI Effect

Jika hanya menggunakan jQuery-1.3.2.js maka "Spoiler" atau "Show/Hide DIV" hanya mempunyai efek tertentu. Agar beberapa efek lain bisa digunakan kita perlu tambahkan jQuery UI. Script ini juga tidak terlalu banyak, bahkan jika anda ingin membuatnya lebih ringan bisa gunakan compress javascript (UI.min.js). Berbagai efek baru yang dapat digunakan setelah kita gunakan jQuery UI adalah: linear, swing, easeInQuad, easeOutQuad, easeInOutQuad, easeInCubic, easeOutCubic, easeInOutCubic, easeInQuart, easeOutQuart, easeInOutQuart, easeInQuint, easeOutQuint, easeInOutQuint, easeInSine, easeOutSine, easeInOutSine, easeInExpo, easeOutExpo, easeInOutExpo, easeInCirc, easeOutCirc, easeInOutCirc, easeInElastic, easeOutElastic, easeInOutElastic, easeInBack, easeOutBack, easeInOutBack, easeInBounce, easeOutBounce dan easeInOutBounce.

D E M O
Demo ini menggunakan salah satu efek yang tersedia dalam jQuery UI (easeOutBounce). Anda dapat mengganti dengan efek yang lain seperti yang terlihat dalam daftar efek di atas.

Title Here
Tuliskan teks, kode html image, widget atau kode html lainnya di antara tag <div class="GRshuibox"> dan tag penutupnya (</div>)


Javascript:
<script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js" type="text/javascript"></script>
<script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jqueryui/1.8.16/jquery-ui.min.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
//<![CDATA[
jQuery.fn.GRuishowhideDIV = function (a) {
        a = jQuery.extend({
                speed: 1200,
                easing: "easeOutBounce"
        }, a);
        caller = this;
        if ($(caller).css("display") == "none") {
                $(caller).animate({
                        opacity: 1,
                        height: "toggle"
                }, a.speed, a.easing)
        } else {
                $(caller).animate({
                        opacity: 0,
                        height: "toggle"
                }, a.speed, a.easing)
        }
};
$(document).ready(function () {
        $(".GRshcontroll").click(function () {
                $(this).next().GRuishowhideDIV();
                return false
        })
});
//]]>
</script>

Kode CSS:
.GRshowhideui{
       border:1px solid #666;
       background: rgb(28,28,28);
       backgrund:linear-gradient(top, rgb(28,28,28) 0%,rgb(73,73,73) 17%,rgb(48,48,48) 62%,rgb(19,19,19) 100%);
       background:-o-linear-gradient(top, rgb(28,28,28) 0%,rgb(73,73,73) 17%,rgb(48,48,48) 62%,rgb(19,19,19) 100%);
       background:-moz-linear-gradient(top, rgb(28,28,28) 0%, rgb(73,73,73) 17%, rgb(48,48,48) 62%, rgb(19,19,19) 100%); 
       background:-webkit-linear-gradient(top, rgb(28,28,28) 0%,rgb(73,73,73) 17%,rgb(48,48,48) 62%,rgb(19,19,19) 100%); 
       background:-ms-linear-gradient(top, rgb(28,28,28) 0%,rgb(73,73,73) 17%,rgb(48,48,48) 62%,rgb(19,19,19) 100%);
       filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#1c1c1c', endColorstr='#131313',GradientType=0 ); 
       padding:2px;
       margin:20px auto;
       width:400px;
}
.GRshowhideui a.GRshcontroll{
       color:#eee;
       display:block;
       padding:0;
       text-align:center;
       margin:0 auto;
       font-size:16px;
       font-family:Serif;
       padding:4px 10px;
       border:1px solid #888;
       margin:0;
}
.GRshowhideui a.GRshcontroll:hover{color:#F00;}
.GRshowhideui a.GRshcontroll:active{outline:none;}
.GRshowhideui .GRshuibox{
       display:none;
       padding:10px 15px;
       border:1px solid #888;
       text-align:left;
       line-height:18px;
       font-size:12px;
       color:#eee; /* code by: gubhugreyot */
       text-shadow:1px 1px 1px #000;
}

xHTML:
<div class="GRshowhideui">
<a href="#" class="GRshcontroll">Title Here<br /><img src="http://gubhugreyotprojects.googlecode.com/svn/gubhugreyot_Show-HideH115V34.jpg" width="115" height="36" style="margin:2px auto;" /></a><div class="GRshuibox">
Tuliskan teks, kode html image, widget atau kode html lainnya di antara tag <div class="GRshuibox"> dan tag penutupnya (</div>). <br /><br /><div align="center">
<a href="http://jQueryprojects.blogdetik.com/" title="Teks title"><img height="221" width="190" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-P3bTiY3i80meiKK1LjPVJ08czzNLDC5ma2odvAswMWEFLPrKWhYrMfr7nh9Z1tHX-6vQeV3xsEna8XxrPfmuesG0wpKH6vVE7r5sufXdXxT40HlefRcoK8OWss_TcRgAYDU80fup0edF/s320/gubhugreyot-my-profile.jpg" /></a></div>
</div>
</div>

Cara Menggunakan kode

  1. Simpan javascript di bawah kode <head>
  2. Simpan kode css di atas kode ]]></b:skin>
  3. Gunakan xHTML di box posting atau Add a Gadget | HTML/Javascript atau bagian yang lain dari blog di antara tag pembuka body (<body>) dan penutupnya (</body>).
  4. Anda bisa mengganti lebar show/hide DIV dengan merubah nilai width:400px; dengan nilai yang sesuai dengan lebar kolom yang tersedia.